Skip to content
Home » Prakerja dan Green Skills: Mengapa Ini Penting dan Contoh Pekerjaannya

Prakerja dan Green Skills: Mengapa Ini Penting dan Contoh Pekerjaannya

Prakerja, program pengembangan kompetensi yang populer, kini semakin relevan dengan isu global. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan perubahan iklim, permintaan akan tenaga kerja dengan green skills atau keterampilan hijau juga semakin tinggi. Green skills adalah kemampuan yang memungkinkan individu berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, green skills juga membuka peluang karir yang menjanjikan di berbagai sektor.

Lantas, apa sebenarnya green skills itu? Mengapa keterampilan ini menjadi begitu penting dalam dunia kerja modern? Dan pekerjaan seperti apa yang memerlukan green skills? Artikel ini akan membahas kabar Prakerja yang kini membuka kelas green skills, alasan mengapa keterampilan ini dibutuhkan, serta contoh pekerjaan menarik di bidang ini.

Prakerja: Pelatihan Green Skills untuk Menyongsong Ekonomi Hijau

prakerja

Sebagai bagian dari upaya untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi hijau yang lebih berkelanjutan, pemerintah telah menambahkan keterampilan yang mendukung pelestarian lingkungan atau green skills dalam program Kartu Prakerja. Saat ini, terdapat 14 jenis green skills yang dapat dipelajari oleh peserta. Jenis-jenis tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar kerja yang semakin menuntut praktik bisnis ramah lingkungan.

Menurut Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, pihaknya berkomitmen untuk terus beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan pekerjaan yang semakin berkembang. “Pelatihan kami harus selalu relevan dan diperbarui sesuai dengan kemajuan zaman,” ujar Denni saat membuka Webinar Go Green, Get Skilled: Menjawab Peluang Green Jobs secara daring.

Dengan fokus pada pengembangan green skills, Program Prakerja tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, tetapi juga mendukung peralihan menuju ekonomi hijau. Langkah ini sejalan dengan tren global yang menunjukkan meningkatnya permintaan tenaga kerja dengan keterampilan hijau. Hal ini menjadi bagian dari komitmen dunia untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Membangun Masa Depan Berkelanjutan dengan Green Skills

Green skills adalah keterampilan penting yang memungkinkan seseorang berkontribusi pada perlindungan lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Keterampilan hijau mencakup pengetahuan tentang isu-isu lingkungan, seperti perubahan iklim dan degradasi lahan. Selain itu, keterampilan ini juga meliputi kemampuan teknis untuk menerapkan solusi berkelanjutan, seperti energi terbarukan dan pengelolaan sampah. Selain itu, soft skills seperti kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan bekerja sama dalam tim juga sangat penting untuk memecahkan masalah lingkungan yang kompleks. Dengan menguasai green skills, individu dapat berkontribusi aktif dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

Baca juga : Yuk, Kenali Green Skills: Kunci Sukses di Era Berkelanjutan

Prakerja dan Peluang Green Skills: Menghadapi Tantangan Pekerjaan Hijau Masa Depan

prakerja
Sumber : Pexels

Green skills menjadi sangat penting karena beberapa faktor utama yang saling mendukung, baik dari sisi permintaan pasar, teknologi, hingga dampaknya terhadap keberlanjutan lingkungan dan bisnis. Berikut alasan mengapa green skills terus dibutuhkan:

1. Permintaan Pasar yang Meningkat

  • Transisi ke Ekonomi Hijau: Semakin mendorong negara dan perusahaan di seluruh dunia beralih ke model bisnis berkelanjutan. Perubahan ini menciptakan permintaan besar akan tenaga kerja yang mampu mengelola sumber daya alam secara efisien dan mengurangi dampak lingkungan.
  • Regulasi Lingkungan yang Ketat: Peraturan lingkungan yang ketat mendorong perusahaan merekrut tenaga kerja berpengetahuan praktik ramah lingkungan demi memenuhi standar yang berlaku.
  • Tren Lapangan Kerja yang Meningkat: Berdasarkan temuan dari LinkedIn, lapangan kerja yang membutuhkan green skills mengalami kenaikan 22,4% pada tahun 2023. Di Indonesia, Bappenas memperkirakan akan ada 15 juta lapangan kerja baru terkait pekerjaan hijau pada tahun 2045. Ini menandakan bahwa semakin banyak lowongan pekerjaan yang memerlukan keterampilan hijau.

2. Inovasi dan Teknologi Hijau

  • Pertumbuhan Industri Hijau: Sektor energi terbarukan, pengelolaan sampah, dan teknologi hijau lainnya berkembang pesat, menciptakan peluang kerja baru yang membutuhkan keterampilan hijau.
  • Pengembangan Produk dan Jasa Berkelanjutan: Perusahaan berlomba-lomba mengembangkan produk dan layanan ramah lingkungan untuk memenuhi permintaan konsumen yang semakin sadar akan keberlanjutan. Hal ini menciptakan peluang bagi individu yang memiliki kemampuan inovatif dalam menciptakan solusi berbasis green skills.
  • Potensi Lapangan Kerja Baru: Lembaga riset Celios memperkirakan bahwa dalam 10 tahun ke depan, Indonesia akan menciptakan sekitar 19 juta lapangan kerja baru di sektor ekonomi hijau. Dengan demikian, prospek karir di bidang ini sangat menjanjikan.

3. Keberlanjutan Bisnis

  • Reputasi Perusahaan: Konsumen dan investor semakin memperhatikan dampak lingkungan dari produk dan layanan yang mereka konsumsi. Perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan dan memiliki green skills akan lebih dipercaya dan diandalkan, menciptakan keunggulan kompetitif.
  • Ketahanan Bisnis: Perusahaan yang menguasai green skills lebih siap menghadapi perubahan iklim dan tantangan lingkungan lainnya, memastikan ketahanan bisnis mereka dalam jangka panjang.

4. Kualitas Hidup yang Lebih Baik

  • Lingkungan yang Lebih Sehat: Dengan menguasai green skills, kita berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat, mengurangi polusi, dan melestarikan alam untuk generasi mendatang.
  • Masyarakat yang Lebih Berkelanjutan: Green skills membantu membangun masyarakat yang lebih tangguh dan mandiri, mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang tidak terbarukan, serta mendorong kehidupan yang lebih berkelanjutan.
  • Potensi Pendapatan yang Lebih Tinggi: Karena permintaan yang tinggi akan green skills, individu yang menguasainya berpotensi mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Perusahaan sering memberikan penghargaan lebih kepada pegawai dengan keterampilan hijau, termasuk kenaikan gaji dan peluang untuk berkarir di sektor-sektor yang berkembang pesat ini.

Green skills tidak hanya penting untuk memenuhi permintaan pasar kerja, tetapi juga untuk menciptakan solusi berkelanjutan bagi lingkungan dan memastikan kelangsungan hidup bisnis serta kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan meningkatnya permintaan akan keterampilan ini, peluang karir yang luas, dan dampak positif yang bisa ditimbulkan, penguasaan green skills menjadi investasi yang sangat berharga di masa depan.

Untuk mendukung pengembangan green skills, pemerintah Indonesia telah memasukkan keterampilan ini dalam program Kartu Prakerja. Program ini tidak hanya memfasilitasi peningkatan kompetensi peserta, tetapi juga membantu transisi Indonesia menuju ekonomi hijau yang lebih berkelanjutan. Kartu Prakerja menawarkan berbagai pilihan kelas menarik yang mencakup topik-topik seperti desain pakaian ramah lingkungan, pengelolaan limbah cair untuk manajer pengelolaan lingkungan, teknik pemilahan dan pengolahan sampah, serta pembuatan pestisida dan pupuk organik ramah lingkungan. Dengan berbagai pilihan pelatihan tersebut, peserta Prakerja memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan tuntutan pasar dan keberlanjutan lingkungan.

Keunggulan Mengikuti Pelatihan Green Skills di Prakerja

prakerja
Sumber : Pexels

Setelah memahami apa itu green skills dan pentingnya keterampilan ini di era ekonomi hijau, langkah selanjutnya adalah melihat peluangnya. Program Prakerja menawarkan kesempatan menarik untuk mengembangkan green skills secara efektif. Pelatihan dalam program ini dirancang agar relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Program ini juga menawarkan berbagai keunggulan yang memudahkan peserta meningkatkan kompetensi di bidang ramah lingkungan.

Baca juga : Kelas Green Skills di Prakerja: Siapkan Karier di Era Berkelanjutan

Berikut beberapa keunggulan pelatihan green skills di Prakerja. antara lain:

  • Aksesibilitas Mudah: Pelatihan tersedia secara online sehingga dapat diikuti kapan saja dan di mana saja.
  • Biaya Terjangkau: Dengan subsidi dari pemerintah, pelatihan menjadi lebih ekonomis.
  • Kurikulum Relevan: Materi pelatihan dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja saat ini.
  • Sertifikat Resmi: Peserta akan menerima sertifikat yang dapat meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Dengan mengikuti program ini, Anda tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga menjadi bagian dari solusi global untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau.

Contoh Pekerjaan yang Membutuhkan Green Skills

Green skills membuka peluang karir yang luas di berbagai sektor. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan, permintaan akan tenaga kerja dengan green skills semakin tinggi. Lantas, apa saja contoh pekerjaan yang membutuhkan green skills? Berikut beberapa di antaranya:

  • Manajer Energi Berkelanjutan: Seorang manajer energi berkelanjutan bertanggung jawab dalam mengoptimalkan penggunaan energi di sebuah organisasi. Tugasnya meliputi pengembangan strategi energi efisiensi, pemantauan konsumsi energi, dan implementasi teknologi energi terbarukan.
  • Konsultan Lingkungan: Konsultan lingkungan memberikan nasihat dan solusi bagi individu, bisnis, atau pemerintah terkait masalah lingkungan. Mereka dapat terlibat dalam berbagai proyek, mulai dari asesmen dampak lingkungan hingga perencanaan tata ruang wilayah.
  • Ahli Pengelolaan Sampah: Ahli pengelolaan sampah merancang dan mengimplementasikan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Tugasnya meliputi pengurangan, pengolahan, dan daur ulang sampah untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
  • Petani Organik: Petani organik menerapkan praktik pertanian yang ramah lingkungan untuk menghasilkan produk pertanian berkualitas tinggi tanpa menggunakan pestisida kimia sintetis dan pupuk buatan.
  • Perancang Produk Ramah Lingkungan: Perancang produk ramah lingkungan menciptakan produk yang memiliki dampak minimal terhadap lingkungan sepanjang siklus hidupnya, mulai dari proses produksi hingga pembuangan. Mereka mempertimbangkan aspek-aspek seperti pemilihan bahan baku, efisiensi energi, dan daur ulang.

Baca juga : Green Jobs di Indonesia: Meniti Karier di Sektor Berkelanjutan

Kesimpulan

Green skills adalah kunci untuk meraih kesuksesan di masa depan yang semakin bergantung pada keberlanjutan lingkungan. Program Prakerja memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan ini dan membuka peluang karir yang menjanjikan. Jangan ragu untuk memanfaatkan kesempatan ini dan menjadi bagian dari solusi untuk masalah lingkungan.

Selain Kartu Prakerja, ada pula lembaga pelatihan seperti ImpactLabs Academy yang fokus pada pengembangan green skills. Lembaga ini menawarkan berbagai kategori pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja keberlanjutan, seperti Green Building & Sustainable DesignGreen EntrepreneurshipSustainability ManagementEnergi TerbarukanPertanian BerkelanjutanManajemen Limbah dan Daur Ulang, dan masih banyak lagi!

Jadi Ahli Green Skills bersama ImpactLabs Academy!

Tertarik memperdalam pengetahuan dan keterampilan Anda? Bergabunglah di kelas Green Skills bersama ImpactLabs Academy untuk mempelajari berbagai keterampilan yang relevan dengan keberlanjutan. Dengan langkah-langkah yang mudah, aplikasi yang praktis, dan manfaat yang besar, pelatihan ini akan memberikan dampak positif bagi diri Anda, masyarakat, dan lingkungan.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari solusi hijau! Hubungi kami sekarang dan temukan cara kreatif untuk memberi dampak positif bagi lingkungan bersama ImpactLabs Academy. Saatnya beraksi dan membawa perubahan nyata untuk masa depan yang lebih baik!