Dunia pertanian tengah mengalami transformasi digital yang signifikan. Petani milenial, dengan semangat inovatifnya, berada di garis depan perubahan ini. Mereka tak hanya mewarisi kearifan lokal, namun juga aktif mengadopsi teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Munculnya berbagai aplikasi pertanian pintar semakin memudahkan mereka dalam mengelola lahan, memantau kondisi tanaman, hingga memasarkan hasil panen.
Seiring dengan perkembangan teknologi, pemerintah juga turut mendukung kemajuan sektor pertanian melalui program-program seperti Kartu Prakerja. Program ini memberikan kesempatan bagi petani milenial untuk meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan-pelatihan yang relevan, sehingga mereka dapat menjadi pelaku pertanian yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Artikel ini akan membahas beberapa aplikasi digital yang dapat mendukung petani milenial dalam menjalankan usahanya, serta bagaimana Program Prakerja dapat menjadi sarana untuk meningkatkan green skills mereka.
Mengapa Petani Milenial Perlu Upgrade Skill?

Pertanian modern menuntut lebih dari sekadar keahlian tradisional. Petani milenial perlu memiliki green skills yang komprehensif, mulai dari pemahaman tentang teknologi pertanian, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, hingga pemasaran produk pertanian. Dengan menguasai green skills, petani milenial dapat:
- Meningkatkan produktivitas: Teknologi pertanian modern dapat membantu petani dalam memaksimalkan hasil panen.
- Menjaga kualitas produk: Aplikasi digital dapat digunakan untuk memantau kondisi tanaman dan tanah, sehingga kualitas produk pertanian dapat terjaga.
- Menjangkau pasar yang lebih luas: Dengan memanfaatkan platform digital, petani dapat memasarkan produknya secara lebih luas dan efisien.
- Menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi: Dengan peningkatan produktivitas dan kualitas produk, petani dapat memperoleh pendapatan yang lebih baik.
5 Aplikasi Digital untuk Petani Milenial

Di era digital, petani milenial memiliki akses ke berbagai tools yang dapat mempermudah dan meningkatkan produktivitas mereka. Salah satu inovasi yang signifikan adalah hadirnya aplikasi-aplikasi pertanian pintar. Dengan memanfaatkan teknologi, petani dapat memperoleh informasi yang akurat dan tepat waktu, sehingga dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam mengelola lahan pertanian mereka. Berikut adalah lima aplikasi yang patut dicoba oleh para petani milenial.
1. Plantix
Pernah bingung dengan penyakit yang menyerang tanaman Anda? Plantix hadir sebagai solusi. Dengan teknologi pengenalan gambar, aplikasi ini mampu mendiagnosis berbagai jenis penyakit tanaman secara akurat. Petani cukup mengambil foto tanaman yang sakit, dan aplikasi ini akan memberikan diagnosis otomatis serta rekomendasi perawatan.
Hingga kini, Plantix mampu mendeteksi lebih dari 30 jenis tanaman utama dan 400 penyakit, dengan tingkat akurasi diagnosis hingga 90 persen. Selain itu, aplikasi ini menyediakan fitur kalkulator pupuk yang membantu petani menghitung kebutuhan pupuk berdasarkan luas lahan. Namun, Plantix belum tersedia dalam versi bahasa Indonesia.
2. Pak Tani Digital
Pak Tani Digital adalah platform agribisnis yang menghubungkan petani dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemasok input pertanian, pembeli hasil panen, lembaga keuangan, dan pemerintah.
Aplikasi ini menawarkan fitur Pasar Online yang memungkinkan petani menjual hasil panen langsung ke konsumen tanpa perantara, mengurangi biaya tambahan seperti jasa makelar. Selain itu, tersedia fitur distribusi alat pertanian untuk memudahkan petani mendapatkan alat-alat seperti cangkul, traktor, dan mesin pertanian dengan harga terjangkau.
3. Picture This
Mirip dengan Plantix, Picture This juga menggunakan teknologi pengenalan gambar untuk mengidentifikasi penyakit tanaman. Namun, aplikasi ini memiliki keunggulan tambahan, yakni kemampuan mengenali lebih dari 17.000 spesies tanaman.
Selain mendiagnosis penyakit, aplikasi ini menyediakan informasi tentang cara merawat tanaman, seperti pemberian pupuk dan pengingat untuk menyiram. Dengan fitur yang user-friendly, Picture This membantu petani dalam perawatan tanaman sehari-hari.
4. Weather Underground
Cuaca merupakan faktor penting dalam pertanian. Dengan Weather Underground, petani dapat memperoleh informasi cuaca yang akurat dan terkini, seperti suhu, curah hujan, dan kelembaban. Informasi ini sangat berguna untuk merencanakan kegiatan pertanian, seperti penyemaian, pemupukan, dan panen.
5. Agrivi
Agrivi adalah aplikasi manajemen pertanian yang menawarkan solusi komprehensif bagi petani. Fitur-fiturnya meliputi perencanaan kegiatan pertanian, pemantauan pertumbuhan tanaman, hingga pengelolaan data pertanian. Aplikasi ini membantu petani meningkatkan produktivitas melalui analisis data dan pemantauan yang terintegrasi.
Kelima aplikasi di atas hanyalah sebagian kecil dari banyak aplikasi pertanian yang tersedia saat ini. Namun, seberapa canggih pun teknologi yang digunakan, tetap diperlukan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengoperasikannya. Di sinilah peran Program Prakerja sangat penting. Prakerja menyediakan pelatihan yang komprehensif bagi petani, sehingga mereka dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi pertanian dan meningkatkan green skills mereka.
Program Prakerja: Kunci untuk Meningkatkan Green Skills

Program prakerja dirancang untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat, termasuk petani, untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka melalui pelatihan vokasi. Khususnya bagi petani milenial, Program Prakerja menawarkan berbagai pelatihan yang relevan untuk mendukung praktik pertanian yang berkelanjutan.
- Pertanian Organik: Melalui pelatihan pertanian organik, petani akan diajarkan bagaimana memproduksi hasil pertanian tanpa mengandalkan pestisida dan pupuk kimia. Mereka akan belajar tentang pengelolaan tanah yang sehat, penggunaan pupuk organik, serta pengendalian hama dan penyakit secara alami. Dengan demikian, produk pertanian yang dihasilkan akan lebih aman bagi konsumen dan lingkungan.
- Pemasaran Digital: Di era digital, pemasaran produk pertanian tidak hanya terbatas pada pasar tradisional. Melalui pelatihan pemasaran digital, petani akan belajar cara mempromosikan produk mereka melalui media sosial, marketplace, dan platform e-commerce. Dengan demikian, petani dapat menjangkau konsumen yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan mereka.
Baca juga : Kelas Digital Marketing di Kartu Prakerja
Pelatihan yang diperoleh melalui Program Prakerja dapat dipadukan dengan penggunaan aplikasi pertanian digital. Integrasi antara Program Prakerja dan aplikasi digital akan semakin memperkuat kemampuan petani dalam mengelola usaha tani mereka secara efisien dan efektif.
Integrasi Aplikasi Digital dan Program Prakerja
Untuk mencapai hasil yang optimal, petani milenial perlu mengintegrasikan penggunaan aplikasi digital dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari Program Prakerja. Beberapa cara untuk melakukan hal ini antara lain:
- Menggunakan aplikasi untuk mengimplementasikan pengetahuan baru: Misalnya, setelah mengikuti pelatihan pertanian organik, petani dapat menggunakan aplikasi untuk memantau kesehatan tanah dan memilih pupuk organik yang tepat.
- Memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk: Petani dapat menggunakan aplikasi seperti Pak Tani Digital untuk menjual produk organiknya secara langsung kepada konsumen.
- Bergabung dengan komunitas petani online: Melalui komunitas online, petani dapat berbagi pengetahuan, pengalaman, dan informasi terkini tentang teknologi pertanian.
Kesimpulan
Aplikasi digital dan Program Prakerja merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam upaya meningkatkan green skills petani milenial. Dengan memanfaatkan teknologi dan mengikuti pelatihan yang relevan, petani milenial dapat menjadi pelaku pertanian yang modern, produktif, dan berkelanjutan.
Selain Kartu Prakerja, ada pula lembaga pelatihan seperti ImpactLabs Academy yang fokus pada pengembangan green skills. ImpactLabs Academy menawarkan berbagai kategori pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja keberlanjutan, seperti Green Building & Sustainable Design, Green Entrepreneurship, Sustainability Management, Energi Terbarukan, Pertanian Berkelanjutan, Manajemen Limbah dan Daur Ulang, dan masih banyak lagi!
Jadi Ahli Green Skills bersama ImpactLabs Academy!
Tertarik memperdalam pengetahuan dan keterampilan Anda? Bergabunglah di kelas Green Skills bersama ImpactLabs Academy untuk mempelajari berbagai keterampilan yang relevan dengan keberlanjutan. Dengan langkah-langkah yang mudah, aplikasi yang praktis, dan manfaat yang besar, pelatihan ini akan memberikan dampak positif bagi diri Anda, masyarakat, dan lingkungan.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari solusi hijau! Hubungi kami sekarang dan temukan cara kreatif untuk memberi dampak positif bagi lingkungan bersama ImpactLabs Academy. Saatnya beraksi dan membawa perubahan nyata untuk masa depan yang lebih baik!