Ingin hidup lebih sehat dan produktif? Mengapa tidak mencoba berkebun hidroponik? Dengan memanfaatkan program Prakerja, Anda bisa mendapatkan pelatihan yang dibutuhkan untuk memulai bisnis pertanian urban yang menguntungkan. Artikel ini akan membahas berbagai aspek menarik dari hidroponik, mulai dari jenis sayuran yang cocok, teknik budidaya yang ramah lingkungan, hingga peluang bisnis yang menjanjikan.
Hidroponik: Pertanian Masa Depan

Hidroponik (hydroponic dalam bahasa inggris) merupakan teknik budidaya tanaman yang tidak memerlukan tanah sebagai media tanam. Nutrisi untuk tanaman diberikan melalui larutan yang mengandung mineral esensial, memastikan pertumbuhan yang optimal. Beberapa jenis sayuran yang sering kita konsumsi sehari-hari bisa ditanam dengan metode ini. Selain pertumbuhannya yang cepat, hasil yang melimpah, dan kemampuan penyerapan nutrisi yang baik, tanaman hidroponik memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan tanaman yang ditanam menggunakan metode konvensional:
- Hidroponik menghemat konsumsi air secara signifikan dibandingkan dengan pertanian konvensional.
- Sayuran hydroponic bebas dari pestisida dan memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi, serta hanya memerlukan sedikit pencucian karena minim paparan bahan kimia.
- Hidroponik dapat dilakukan di ruang terbatas seperti apartemen atau rooftop.
- Sayuran yang ditanam dengan hydroponic terhindar dari kontaminasi polusi tanah.
Dengan berbagai kelebihan ini, hidroponik menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin menanam sayuran di rumah secara praktis dan ramah lingkungan.
Baca juga : Petani Milenial Berdaya: 5 Aplikasi Digital dan Program Prakerja untuk Upgrade Skill
Jenis Sayuran Hidroponik yang Populer

Hidroponik menawarkan fleksibilitas yang luas dalam pilihan tanaman yang dapat dibudidayakan. Meskipun berbagai jenis tanaman dapat tumbuh dalam sistem hydroponic, beberapa jenis sayuran telah terbukti sangat cocok dan populer di kalangan pembudidaya. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai jenis-jenis sayuran hidroponik yang sering dipilih.
1. Sayuran Berdaun Hijau
Sayuran berdaun hijau seperti selada, bayam, kangkung, dan caisim menjadi primadona dalam budidaya hidroponik. Siklus hidup yang relatif singkat, kebutuhan nutrisi yang relatif sederhana, serta permintaan pasar yang tinggi membuat sayuran ini menjadi pilihan yang sangat menarik. Selain itu, sayuran berdaun hijau kaya akan vitamin, mineral, dan serat, sehingga sangat baik untuk kesehatan.
2. Sayuran Buah
Selain sayuran berdaun hijau, sayuran buah seperti tomat, paprika, dan terong juga dapat dibudidayakan dengan sukses secara hydroponic. Sayuran buah umumnya memiliki siklus hidup yang lebih panjang dibandingkan sayuran berdaun hijau, namun hasil panen yang diperoleh pun lebih besar. Dengan teknik hidroponik, pertumbuhan buah dapat lebih merata dan kualitas buah pun lebih baik.
3. Herbs
Herbs atau tanaman rempah seperti bawang, kemangi, mint, dan rosemary juga sangat cocok untuk dibudidayakan secara hydroponic. Tanaman rempah memiliki nilai tambah karena dapat digunakan sebagai bumbu masak, minuman, atau bahkan sebagai tanaman hias. Selain itu, herbs juga memiliki kandungan nutrisi dan minyak atsiri yang bermanfaat bagi kesehatan.
Memilih jenis sayuran yang tepat untuk budidaya hidroponik sangat penting karena akan memengaruhi hasil panen. Pertimbangkan ketersediaan bibit yang mudah ditemukan di daerah Anda, kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan pH larutan nutrisi, serta siklus hidup tanaman—misalnya, selada yang cepat panen atau tomat yang membutuhkan waktu lebih lama. Selain itu, sesuaikan pilihan sayuran dengan ruang yang tersedia, karena beberapa jenis tanaman memerlukan ruang lebih luas sementara yang lain dapat tumbuh di area terbatas.
Pertanian Berkelanjutan dengan Hidroponik
Hidroponik bukan hanya solusi untuk meningkatkan produksi pangan, tetapi juga menawarkan peluang besar untuk pertanian berkelanjutan. Metode ini memungkinkan penggunaan sumber daya yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjadikan hidroponik lebih berkelanjutan meliputi penggunaan media tanam organik seperti rockwool, cocopeat, atau sekam padi, penerapan sistem tertutup untuk mencegah pemborosan larutan nutrisi, memanfaatkan air hujan guna mengurangi konsumsi air bersih, dan mendaur ulang nutrisi untuk meminimalkan limbah.
Selain itu, penerapan prinsip ekonomi sirkular dapat dilakukan dengan memanfaatkan sampah anorganik sebagai media tanam hidroponik. Contohnya, botol plastik dapat diubah menjadi pot hydroponic sederhana, styrofoam dilapisi kain flanel untuk menahan media tanam, dan pipa PVC dimanfaatkan sebagai sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique). Dengan cara ini, hidroponik tidak hanya menjadi solusi pangan yang efisien tetapi juga membantu mengurangi limbah dan menjaga lingkungan.
Pelatihan Prakerja untuk Keterampilan Pertanian

Program Prakerja menyediakan berbagai kelas hydroponic yang menarik dengan materi yang sangat bervariasi. Beberapa kelas hidroponik yang sering ditemui di platform Prakerja antara lain: “Menjadi Petani Sayur Semusim: Teknik Hidroponik”, “Kelas Berkebun Hidroponik untuk Pemula”, dan “Menanam Sayur dengan Sistem Hidroponik untuk Petani Sayur”. Selain mengajarkan teknik budidaya hydroponic, kelas-kelas ini juga membekali peserta dengan berbagai green skills yang relevan.
Green skills sangat penting dalam budidaya hydroponic karena memungkinkan kita untuk bercocok tanam secara berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan menguasai green skills, kita dapat meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, seperti penggunaan pestisida kimia yang berlebihan atau pemborosan air. Selain itu, green skills juga dapat meningkatkan kualitas hasil panen dan nilai jual produk pertanian.
Baca juga : Prakerja dan Green Skills: Mengapa Ini Penting dan Contoh Pekerjaannya
Sebagai contoh, kelas “Mempraktikkan Hidroponik untuk Menjadi Petani Modern” dari LPK Rumah Siap Kerja yang dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan melaksanakan proses penanaman, pemeliharaan tanaman, dan panen. Kelas ini akan memandu peserta melalui tahapan lengkap, mulai dari teknik bertanam hidroponik, cara memaksimalkan hasil tanam hidroponik, cara mengatasi hama, cara memanen tanaman hidroponik, hingga praktik langsung dalam menerapkan teknik hidroponik. Materi tersebut akan disampaikan melalui 6 topik pembelajaran dalam bentuk Self-Paced Learning. Self-Paced Learning merupakan metode pembelajaran e-learning yang memungkinkan peserta dapat belajar secara mandiri melalui konten dan Learning Management System yang sudah disiapkan dan dapat diakses kapan saja dan dimana saja.
Mengikuti pelatihan hydroponic melalui Prakerja memberikan sejumlah keuntungan. Pertama, Anda akan memperoleh pengetahuan yang komprehensif mulai dari teori hingga praktik budidaya hydroponic. Kedua, fleksibilitas waktu belajar memungkinkan Anda menyesuaikan dengan jadwal yang Anda miliki. Terakhir, Anda akan mengembangkan berbagai green skills yang dapat diterapkan tidak hanya dalam budidaya hidroponik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Kesimpulan
Hidroponik adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin memulai bisnis pertanian urban yang menguntungkan dan ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan program Prakerja, Anda dapat memperoleh keterampilan yang diperlukan untuk sukses dalam budidaya tanaman hidroponik. Jangan ragu untuk memulai langkah kecil Anda menuju hidup yang lebih sehat dan mandiri.
Selain Kartu Prakerja, ada pula lembaga pelatihan seperti ImpactLabs Academy yang fokus pada pengembangan green skills. ImpactLabs Academy menawarkan berbagai kategori pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja keberlanjutan, seperti Green Building & Sustainable Design, Green Entrepreneurship, Sustainability Management, Energi Terbarukan, Pertanian Berkelanjutan, Manajemen Limbah dan Daur Ulang, dan masih banyak lagi!
Jadi Ahli Green Skills bersama ImpactLabs Academy!
Tertarik memperdalam pengetahuan dan keterampilan Anda? Bergabunglah di kelas Green Skills bersama ImpactLabs Academy untuk mempelajari berbagai keterampilan yang relevan dengan keberlanjutan. Dengan langkah-langkah yang mudah, aplikasi yang praktis, dan manfaat yang besar, pelatihan ini akan memberikan dampak positif bagi diri Anda, masyarakat, dan lingkungan.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari solusi hijau! Hubungi kami sekarang dan temukan cara kreatif untuk memberi dampak positif bagi lingkungan bersama ImpactLabs Academy. Saatnya beraksi dan membawa perubahan nyata untuk masa depan yang lebih baik!