Solusi Limbah B3 untuk Fasilitas Kesehatan

Penanganan limbah infeksius & farmasi dengan protokol biosafety ketat dari rumah sakit ke fasilitas insinerator berlisensi.

Tantangan Limbah B3 di Fasilitas Kesehatan

Fasilitas kesehatan menghasilkan limbah B3 dengan risiko tinggi: limbah infeksius (darah, jaringan), benda tajam (jarum, pisau bedah), limbah farmasi (obat kadaluarsa), limbah sitotoksik (kemoterapi), dan limbah radioaktif. Penanganan yang tidak tepat mengancam keselamatan petugas dan masyarakat.

Layanan Kami untuk Sektor Medis

  • Pengumpulan Limbah Infeksius — Penjemputan terjadwal dengan kontainer biosafety dari rumah sakit, klinik, dan laboratorium.
  • Penanganan Benda Tajam — Safety box collection dan pemusnahan di fasilitas insinerasi berlisensi.
  • Limbah Farmasi — Pengolahan obat kadaluarsa dan limbah farmasi melalui insinerasi bertemperatur tinggi.
  • Manifes Digital Terintegrasi — Tracking real-time limbah medis dari rumah sakit hingga fasilitas pengolahan via Impact Dashboard.
  • Pelatihan Staf — Training pengelolaan limbah B3 medis untuk petugas rumah sakit sesuai standar WHO.

Kepatuhan Regulasi Kesehatan

Kami membantu rumah sakit memenuhi: PermenLHK tentang pengelolaan limbah B3 fasyankes, standar akreditasi rumah sakit (SNARS), persyaratan K3RS, dan kewajiban pelaporan limbah medis ke Dinas Kesehatan dan KLHK. Dokumentasi penuh untuk kebutuhan akreditasi.

Studi Kasus

Jaringan rumah sakit swasta di DKI Jakarta dengan 5 unit kini mengelola seluruh limbah B3 medis melalui ImpactLabs. Sistem manifes digital dan penjemputan terjadwal mengurangi insiden penyimpanan berlebih sebesar 90% dan membantu seluruh unit meraih akreditasi SNARS.

Konsultasi Pengelolaan Limbah B3

Tim ahli ImpactLabs siap membantu mengelola limbah B3 perusahaan Anda secara legal dan efisien.

Konsultasi Gratis Sekarang
Chat WhatsApp