Solusi Limbah B3 untuk Industri Pertambangan

Penanganan limbah B3 khusus untuk operasi pertambangan — manajemen merkuri, pengolahan tailing, dan kepatuhan AMDAL penuh.

Tantangan Limbah B3 di Pertambangan

Industri pertambangan menghasilkan limbah B3 dalam volume besar dan beragam: merkuri dari pengolahan emas, sianida dari proses leaching, oli bekas dari alat berat, hingga tailing yang mengandung logam berat. Setiap jenis limbah memerlukan penanganan khusus sesuai regulasi KLHK.

Layanan Kami untuk Sektor Pertambangan

  • Manajemen Merkuri & Sianida — Pengolahan limbah merkuri dan sianida dengan teknologi stabilisasi dan detoksifikasi sesuai standar Minamata Convention.
  • Pengolahan Tailing — Pengelolaan tailing dam dan pengolahan residu mineral dengan pendekatan zero-discharge.
  • Oli & Pelumas Bekas — Pengumpulan dan pengolahan oli bekas dari alat berat tambang melalui jaringan pengolah berlisensi.
  • Kepatuhan AMDAL & RKAB — Penyusunan dokumen lingkungan untuk persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
  • Monitoring Lingkungan Real-time — Impact Dashboard untuk pemantauan kualitas air, udara, dan tanah di area tambang.

Kepatuhan Regulasi Pertambangan

Kami membantu perusahaan pertambangan memenuhi: PP 22/2021 tentang Pengelolaan Limbah B3, UU Minerba No. 3/2020, Peraturan ESDM tentang good mining practice, dan standar PROPER KLHK. Tim kami berpengalaman mendampingi proses audit lingkungan dan inspeksi KLHK.

Studi Kasus

Perusahaan pertambangan emas di Kalimantan berhasil meningkatkan peringkat PROPER dari Merah ke Biru dalam 12 bulan setelah bermitra dengan ImpactLabs. Pengelolaan limbah merkuri dan tailing yang sebelumnya bermasalah kini sepenuhnya patuh regulasi dengan sistem monitoring real-time via Impact Dashboard.

Konsultasi Pengelolaan Limbah B3

Tim ahli ImpactLabs siap membantu mengelola limbah B3 perusahaan Anda secara legal dan efisien.

Konsultasi Gratis Sekarang
Chat WhatsApp